Rambut Manusia

بسم الله.. والصلاة والسلام علي رسول الله، وعلي اله وصحبه ومن واله ولاحول ولا قوة إلا بالله… أما بعد

Saudaraku, termasuk dari kenikmatan yang telah diberikan oleh Allah ta’ala adalah adanya rambut pada tubuh kita. Keberadaannya tidaklah sia-sia, meskipun kadang kita tidak mengetahui manfaatnya. Dari rambut-rambut yang ada pada tubuh kita ini, ada yang wajib dijaga dan ada yang wajib dihilangkan. Kebetulan, saya juga pernah ditanya oleh seseorang, “Boleh tidak sih, mencabut rambut alis itu?” Nah, di sini, saya hendak menjelaskannya.

Perlu kita ketahui terlebih dahulu bahwa ulama mengklasifikasikan hukum rambut yang ada pada tubuh manusia menjadi 3, yaitu:

 PERTAMA, HARAM UNTUK DIHILANGKAN

  1. Jenggot

Banyak hadist shahih yang mengharamkan seorang laki-laki mencukur jenggotnya. Beberapa lafadz yang digunakan Rasulullah dalam memerintahkan agar laki-laki membiarkan jenggotnya, seperti وَأَعْفُوا اللِّحَى (perteballah jenggot kalian), وَفِّرُوا اللُّحَى (perbanyaklah jenggot kalian), أَرْحُوْا اللُّحَ (biarkanlah jenggot kalian memanjang), أَوْفُوْا اللُّحَى (biarkan jenggot kalian tumbuh lebat). Semua lafadz tersebut bermakna perintah untuk membiarkan jenggot tumbuh dan lebat dan tidak boleh mencukurnya. (Ibnu Hajar Al Asqalani, Fathul Baari, Juz 12, hlm. 543).

  1. Alis

Mencukur rambut alis atau mata termasuk perbuatan haram. Pelakunya dilaknat oleh Allah, terlebih lagi bagi wanita. Dari Abdullah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَعَنَ اللَّهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُسْتَوْشِمَاتِ وَالنَّامِصَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ

“Allah melaknat wanita yang membuat tato dan yang minta dibuatkan (tato), yang mencukur alis dan yang meminta dicukurkan”. [Hr. Muslim].

Mencukur alis atau menipiskannya, baik dilakukan oleh wanita yang belum menikah atau sudah menikah, dengan alasan mempercantik diri untuk suami atau lainnya tetap diharamkan, sekalipun disetujui oleh suaminya. Karena yang demikian termasuk merubah penciptaan Allah yang telah menciptakannya dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Dan telah datang ancaman yang keras serta laknat bagi pelakunya. Ini menunjukkan bahwa perbuatan tersebut adalah haram.  (Syaikh Abdullah bin Jibrin, Fatawa Islamiyah : (3/200). Dar Al Qalam Beirut, 1408 H)

Adapun bila bulu alisnya terlalu panjang melebihi keadaan normal, atau ada beberapa helai yang tidak rata sehingga sangat mengganggu bagi diri wanita, maka memotongnya atau meratakannya dibolehkan oleh sebagian ulama, seperti Imam Ahmad dan Hasan Al Bashri. (Imam An Nawawi, Al Majmu’ : (1:349))

KEDUA, SUNNAH UNTUK DIHILANGKAN

Bulu-bulu yang hukumnya sunah bagi kita untuk menghilangkannya adalah bulu kemaluan, bulu ketiak, dan kumis. Abu Hurairah Ra. pernah mendengar Rasulullah Saw. bersabda,

الْفِطْرَةُ خَمْسٌ الْخِتَانُ وَالِاسْتِحْدَادُ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ وَنَتْفُ الْآبَاطِ

“Kesucian itu ada lima, yaitu: khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak.” (Hr. Bukhari dan Muslim)

KETIGA, TIDAK ADA HUKUMNYA

Bulu-bulu seperti bulu dada dan bulu kaki tidak ada nash yang membahasnya (مسكوت عنه). Dalam hal ini, ulama terbagi menjadi dua golongan.

1. Golongan pertama berpendapat  tidak boleh menghilangkannya karena itu termasuk dari perbuatan merubah-rubah ciptaan Allah. Mereka berdalil dengan ayat:

“Dan demi sesungguhnya aku akan sesatkan mereka dan ku perdayakan mereka dengan angan-angannya serta ku suruh mereka memotong telinga ternak (untuk berhala) dan ku suruh mereka supaya mengubah ciptaan Allah. Dan barang siapa mengambil syaitan menjadi wali, selain Allah sesungguhnya dia telah rugi dengan kerugian yang nyata.” (Surah an-Nisaa’ ayat 119).

2. Golongan kedua berpendapat boleh menghilangkannya. Mereka beralasan dengan kaidah fikih:

الأصل في الأشياء الإباحة

“Hukum asal dari segala sesuatu adalah boleh.”

Walhamdulillah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s